campur's Blog

I can do it…..

Mengenal lebih jauh tentang kelinci “Mini Rex”

Mini Rex

Mini Rex

Para pengunjung blog yang budiman, apakah Anda memiliki jenis kelinci seperti yang terpampang pada foto di sebelah kiri ini? dan juga Anda mungkin sudah tahu bahwa ini adalah merupakan jenis Rex broken black. Apakah Anda tahu dari mana jenis ini berasal dan point-point apa saja yang menjadi titik berat kesempurnaan jenis rex ini. Kemudian pertanyaan lain adalah apakah ini merupakan jenis rex atau mini rex?. Nah untuk mengetahui lebih dalam lagi, mari kita ikuti tulisan berikut ini dan semoga saja bisa membantu menambah pengetahuan tentang kelinci ini.

Dalam sejarahnya, kelinci jenis “Mini Rex” adalah merupakan keturunan dari jenis Rex biasa/standard.  Perbedaan utama dari jenis pendahulunya adalah pada bobot tubuh dimana bobot tubuh kelinci jenis Rex standard adalah bisa mencapai 4.5 Kg dan untuk kategory yang dikatakan mini rex adalah sekitar 2.05  Kg (4.5 Pounds) jadi kira-kira separuh dari bobot asalnya.

Ciri utama dari kelinci Mini Rex ini adalah pada bulunya, dimana bulu-bulu (fur) pada jenis ini terlihat unik yang ditandai dengan kepadatan bulu yang baik, terkesan mewah seperti beludru/karpet. Kenapa bisa seperti demikian? karena menurut mbah Wikipedia, ini adalah merupakan mutasi gen dari jenis kelinci liar yang pernah terlihat di Prancis pada tahun 1800 an.

Karena bentuknya yang tidak terlalu besar, tampilan bulu yang menawan serta memiliki personality yang ramah maka kelinci ini mulai populer menjadi binatang peliharaan di Amerika. Pada tahun 1988 adalah pertama kalinya kelinci jenis ini diakui oleh ARBA (AsosiasiPeternak Kelinci Amerika) dan sejak saat itu jenis kelinci Mini Rex ini menjadi jenis yang populer untuk dilombakan.

Tentunya kita semua ingin tahu, seperti apa sih ciri-ciri kelinci Meni Rex yang terbilang sempurna? Nah berhubung di Indonesia belum ada satu organisasi yang menaungi tentang perkelincian ini maka ada baiknya kita berkiblat dahulu ke ARBA.

Menurut standard ARBA yang dapat dimasukan kedalam level kompetisi /lomba adalah Kelinci ini memiliki bagian belakang yang membulat dengan sempurna dengan bagian punggung yang terbentuk dan berisi dengan baik serta memiliki leher yang pendek dengan panjang telinga tidak melebihi 8 cm. Kelinci jenis ini memiliki struktur tulang yang tidak terlalu besar dan memiliki kaki-kaki yang agak pendek.

Untuk bagian bulunya, yang penting adalah bulu bulu tersebut harus padat, tidak keriting dan tegak lurus. Kelinci yang baik memiliki bulu yang halus dan terkesan elastis. Panjang bulu adalah pada kisaran 1 -2 cm.

Dalam penilain kontes kelinic, jenis ini memiliki 35 poin pada bentuk tubuh, 35 point untuk kualitas bulu (2 bagian ini memiliki poin yang terbesar), 15 poin untuk pewarnaan dan 15 persen untuk kondisi secara keseluruhan sehingga total seluruhnya mencapai 100 pon (100%).

Kelinci ini juga dibagi menjadi 4 kelas lomba dalam penilaian untuk mengklasifikasi berat tubuh. Kelas pertama adalah jenis Jantan dewasa (Senior Bucks) yang memiliki bobot tubuh 1.4 – 2.05 Kg, jenis betina dewasa (Senior Doe) 1.5 – 2.05 Kg,  Jenis ukuran remaja jantan (Junior Buck) adalah 0.9 – 1.7 Kg dan ukuran remaja betina (Junior Doe) adalah sama dengan Junior Buck-nya.

Sources : Citra Rabbit’s Blog

Advertisements

September 3, 2009 - Posted by | Hobies

1 Comment »

  1. Nice post & useful. Thanks.

    Comment by Kelinci RRj | November 13, 2009 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: