campur's Blog

I can do it…..

Manfaat lampu gelap saat tidur

Malam yang gelap diam-diam berkolaborasi dengan tubuh. Hanya dalam keadaan yang benar-benar gelap tubuh menghasilkan Melantonin, salah satu hormon dalam sistem kekebalan yang mampu memerangi dan mencegah berbagai penyakit termasuk kanker payudara dan kanker prostat. Sebaliknya, tidur dengan lampu menyala di malam hari, sekecil apapun sinarnya menyebabkan produksi hormon melantonin terhenti.

Biolog Joan Roberts menemukan rahasia ini setelah melakukan percobaan pada hewan. Ketika hewan diberi cahaya buatan pada malam Hari, melantoninnya menurun dan sistem kekebalan tubuhnya melemah. Rupanya, cahaya Lampu seperti juga TV menyebabkan hormon menjadi sangat lelah. Oleh Karena itu, selain menghemat energi, dengan mematikan lampu ketika tidur merupakan cara alami untuk meningkatkan kesehatan tubuh.

Jenis-jenis gangguan tidur yang dapat dialami oleh siapa saja antara lain adalah:

  1. Jet-lag. Adanya perubahan waktu antara siang dan malam yang mendadak akibat perjalanan dengan pesawat terbang. Ini bisa mengganggu irama sirkadian tubuh manusia.
  2. Kafein, nikotin, alkohol. Kafein nikotin yang terlampau banyak dapat menimbulkan kesulitan untuk tidur. Kondisi ini sering dialami oleh peminum kopi, perokok, dan pencandu alkohol.
  3. Faktor lingkungan. Dentuman suara musik yang keras, suara pabrik yang berisik, tidur dengan lampu yang menyala terang, akan menyebabkan tidur seseorang menjadi terganggu.
  4. Continue reading

October 22, 2009 Posted by | Others | Leave a comment

Pecinta Teh Berisiko Rendah Terserang Kanker Kulit

Orang yang beristirahat dengan menikmati secangkir teh setiap malam mungkin memiliki resiko lebih rendah terhadap dua bentuk umum kanker kulit, demikian suatu penelitian baru.

Dalam suatu studi terhadap hampir 2.200 orang dewasa, para peneliti mendapati bahwa peminum teh memiliki resiko lebih rendah untuk mengembangkan squamous cell atau basal cell carcinoma, dua bentuk paling umum kanker kulit.

Pria dan wanita yang pernah menjadi peminum teh rutin, dengan mengkonsumsi dua cangkir teh lebih sehari, memiliki resiko 20 persen sampai 30 persen lebih rendah untuk terserang kanker tersebut dibandingkan dengan mereka yang tak minum teh.

Dampak itu bahkan lebih kuat di kalangan peserta studi yang telah menjadi penggemar teh selama beberapa dasawarsa, serta mereka yang biasa menikmati setidaknya dua cangkir teh per hari, demikian temuan yang disiarkan dalam Journal of American Academy of Dermatology.

Namun, temuan tersebut tak berarti tak apa-apa bagi orang untuk terbakar sinar matahari selama mereka minum satu cangkir teh setelahnya.

Para peneliti itu tak mendapati bukti bahwa minum teh menurunkan resiko kanker kulit pada orang yang telah menimbun sinar mahari yang menyakitkan pada masa lalu.
Continue reading

October 22, 2009 Posted by | Others | Leave a comment